Pengertian Proposal

Langkah paling awal untuk menentukan berhasilnya suatu program yang sudah direncanakan agar dapat terorganisasi secara baik dan terstruktur adalah membuat proposal. Buktinya sudah banyak perusahaan – perusahaan besar maupun organisasi, yang menjadikan proposal sebagai senjata utama untuk mempresentasikan atau menjelaskan  usulan, rencana. dan ide mereka kepada para calon investor maupun pihak yang terkait

Maka sangat disayangkan jika orang – orang mengatakan bahwa proposal  hanya dianggap sebelah mata, karena di dalam proposal ada beberapa kriteria tertentu seperti rumusan masalah latar belakang, tujuan, maksud, isi, sasaran. penjadwalan, pembahasan anggaran, struktur kepanitiaan dan masih banyak lagi. Sudah tercantum ke dalam proposal itu sendiri.

Pada artikel ini kita akan membahas informasi seputar proposal mulai dari definisi proposal, jenis – jenis proposal, tujuan, contoh proposal yang benar,  dan bahkan cara menulis proposal agar proposal yang kamu buat dapat menarik perhatian sehingga diterima oleh para investor maupun pihak yang terlibat.

Pengertian Proposal

Pengertian Proposal

Proposal adalah Tulisan perancangan yang dibuat oleh si penulis, bertujuan untuk menjelaskan program rencana dan tujuan kegiatan tertentu kepada para pihak yang terkait.

Sehingga Para investor dan pihak yang terkait dapat memahami tujuan kegiatan yang akan kamu buat secara terperinci dan detail, dengan menulis proposal diharapkan dapat menjelaskan informasi secara jelas dan detail kepada Para investor dan pihak yang terkait.

Lebih lengkapnya, apa yang dimaksud dengan proposal secara umum adalah program atau perencanaan yang dibuat dari suatu kegiatan yang bersifat sebagai usulan sementara dan dapat dikatakan juga proposal adalah usulan kegiatan yang tertulis Untuk  terciptanya kegiatan direncanakan kepada pihak terkait dalam kegiatan  tersebut.

Pengertian Proposal Menurut Para Ahli

Pengertian Proposal Menurut Para Ahli

Kata proposal menurut segi kebahasaan dari bahasa Inggris yaitu “to propose” yang Dapat diartikan untuk pengajuan. Selain dari unsur kebahasaan, masih banyak pengertian proposal menurut para ahli. Agar wawasan kamu bertambah seputar informasi proposal, berikut ini kami jabarkan pengertian proposal menurut para ahli.

  • Menurut KBBI
    Proposal merupakan rencana yang dituangkan ke dalam bentuk rancangan program kerja, Perencanaan secara terstruktur, Teliti dan matang yang dibuat oleh si peneliti sebelum melakukan penelitian, baik penelitian yang dilakukan secara observasi( library research ) maupun penelitian yang dilakukan kan dengan cara terjun ke lapangan langsung ( field research ).
  • Menurut Hasnun Anwar (2004:73)
    Proposal merupakan bentuk rancangan kegiatan yang dibuat kedalam bentuk standar dan formal
  • Menurut Hadi
    roposal adalah Kegiatan yang sudah direncanakan dengan tersusun secara rapih
  • Menurut Keraf (2001:302)
    Proposal merupakan Wadah  permintaan maupun saran kepada pihak atau badan tertentu untuk melakukan dan mengerjakan suatu pekerjaan secara efisien.
  • Menurut Jay (2006:1)
    Proposal yakni sebagai alat bantu perencanaan standar agar dapat  memanajemen organisasi maupun kegiatan yang dibuat sehingga berfungsi secara efektif dan efisien.
  • Menurut Rieefky
    Proposal dibuat untuk merancang kegiatan yang direncanakan ke dalam bentuk standar dan formal. bentuk penulisan proposal adalah Dengan menggabungkan berbagai perencanaan yang sebelumnya direncanakan secara bertahap.

Setelah mengetahui beberapa pengertian proposal menurut para ahli di atas. Bisa kita simpulkan bahwa proposal adalah rancangan kegiatan atau kerja yang sudah disusun dengan Proses sistematis dan terperinci sesuai dengan kaidah standar penulisan oleh kelompok maupun perorangan peneliti yang diajukan kepada pihak yang terkait untuk mendapatkan persetujuan, pendanaan, Dan bantuan dalam penelitian atau kegiatan  yang akan dilaksanakan.

Syarat Syarat Menyusun Proposal

Syarat Syarat Menyusun Proposal

Belum kamu memulai menulis dan menyusun proposal alangkah baiknya kamu harus mengetahui syarat-syarat dalam penyusunan proposal sehingga proposal kamu akan  terstruktur dengan baik sehingga para pembaca mengerti apa apa isi dari proposal yang kamu buat. Berikut ini kami jabarkan syarat-syarat dalam penyusunan proposal sebagai berikut.

  1. Hasil dari kegiatan yang direncanakan harus terstruktur dengan baik
  2. Memiliki struktur yang baik maupun logika yang logis sehingga sangat jelas dan mudah dimengerti oleh para pembaca.
  3. Perumusan metode kegiatan dilakukan secara tertulis  perinci struktur dan detail dan harus bisa dipertanggungjawabkan apabila terlaksana.
  4. Apabila terdapat anggaran dana yang diperlukan untuk melakukan suatu kegiatan, maka anggaran dana yang dicantumkan harus realistis dan sesuai dengan kebutuhan kegiatan tersebut.

Tujuan Proposal

Tujuan Proposal

Tujuan dari dibentuknya proposal sebetulnya sudah kami jelaskan di atas, yaitu untuk mendapatkan pendanaan, persetujuan, memperoleh izin, maupun dukungan dari suatu pihak dari program kegiatan ataupun rancangan rencana yang nantinya akan kita lakukan. 

Hal tersebut dilakukan bukan hanya untuk menjelaskan tentang proses kegiatan yang akan dilaksanakan akan tetapi terdapat juga jumlah ah dana yang diperlukan untuk melakukan kegiatan tersebut. Maka dalam pembuatan  proposal proposal dapat diketahui oleh pembaca Apa sajakah dana yang digunakan pada saat kegiatan tersebut dilaksanakan.

Fungsi Proposal

Fungsi Proposal

Proposal juga mempunyai fungsi penting  untuk si pembaca maupun untuk si Penulis itu sendiri, fungsi yang terpenting dalam proposal tersebut salah satunya adalah menjelaskan informasi si yang yang detail dan terperinci mengenai kegiatan yang akan dilakukan saat melakukan pengajuan dana. 

Fungsi ini memang ada bila proposal yang dibuat bermaksud untuk mengadakan kegiatan kesalnya latihan perayaan seminar dan kegiatan lainnya yang membutuhkan dana tidak sedikit.

Sementara proposal di bidang usaha atau bisnis berfungsi sebagai gambaran atau proyeksi jalannya kegiatan bisnis yang kita lakukan  sementara proposal di bidang penelitian mempunyai fungsi untuk dasar pelaksanaan dan penelitian yang berkaitan dengan  budaya sosial ekonomi ilmu pengetahuan dan bidang – bidang yang lainnya.

Lalu jika kita mengaitkan dengan suatu Kegiatan Project maka proposal tersebut mempunyai fungsi sebagai acuan untuk melakukan tender. Baik itu dari lembaga pemerintah maupun lembaga swasta.  pada kesempatan yang lain proposal juga bisa berfungsi sebagai sarana pengajuan cicilan pada bank.

Jenis Jenis Proposal

Jenis Jenis Proposal

Untuk membuat proposal yang baik dan benar, tentunya kamu harus mengetahui berbagai jenis proposal yang akan dibuat nantinya sehingga isi proposal menjadi terarah dan konsisten.

Perbedaan proposal-proposal yang akan kami jabarkan di bawah ini Tentunya perbedaan struktur dan isi yang akan disampaikan kepada pembaca. Berikut ini kami jabarkan jenis – jenis proposal untuk menambah wawasan kamu informasi seputar proposal.

1. Proposal Bisnis

Proposal Bisnis

Proposal bisnis adalah alat pemasaran yang dikirim ke penerima melalui e – mail untuk mendapatkan tanggapan. Respons adalah pengalihan klien potensial ke tahap komunikasi berikutnya (pertemuan, presentasi, atau penandatanganan kontrak). Bergantung pada jenis proposal komersial, tugas tertentu dari instrumen, serta volume dan isinya, mungkin berbeda.

A. Jenis penawaran dalam proposal bisnis

– Penawaran komersial “dingin”

Penawaran komersial “dingin” dikirim ke klien yang tidak siap (” dingin “) Intinya ini adalah spam. Orang tidak terlalu menyukai spam, tetapi jika mereka tertarik, ini menjadi pengecualian dari aturan tersebut. Agar jenis penawaran komersial ini berfungsi, kamu memerlukan daftar target berkualitas tinggi (daftar penerima). Semakin “bersih” daftar tersebut, semakin tinggi responsnya. Jika daftar target berisi alamat umum seperti info@company.id .

Mari kita ambil situasi pedas sebagai contoh, misalkan kepala departemen penjualan perusahaan N punya rencana. Sebelum laporannya kurang dari dua minggu, dia meronta-ronta, tidak tahu harus berbuat apa, dan menerima email dengan judul seperti ini: “5 Cara Menyelesaikan Rencana Bulanan Departemen Penjualan dalam Seminggu.” Dan orang itu membaca teks utama, di mana layanan yang kami tawarkan tersembunyi di antara semua cara.

Tapi ini hanya kasus khusus. Tugas utama proposal komersial yang dingin adalah membuat penerima membacanya sampai akhir. Jika kamu melakukan kesalahan, surat itu akan dikirim ke tempat sampah. Inilah mengapa ada tiga resiko utama saat membuat penawaran dingin:

  1. Pada tahap penerimaan. Menarik perhatian saja tidak cukup. Ini bisa menjadi baris subjek jika penawaran komersial dikirim melalui email, atau amplop khusus dengan warna atau faktor bentuk jika saluran pengirimannya fisik, dll.
  2. Pada tahap pembukaan. Biayanya dengan penawaran yang menarik (juga disebut “penawaran”), kami akan membicarakannya di bawah.
  3. Pada tahap membaca. Itu dilewati dengan penggunaan unsur-unsur persuasi dan trik-trik pemasaran. Kami juga akan membicarakannya di bawah.

Harap diperhatikan : volume penawaran komersial “dingin”, biasanya, adalah 1 – 2 halaman teks cetak, tidak lebih. Hal ini disebabkan fakta bahwa penerima pada awalnya tidak dikonfigurasi untuk membaca proposal bisnis, dan terlebih lagi dia tidak akan membacanya jika jumlah lembar melebihi 10 – 20 halaman. Keuntungan utama dari penawaran komersial “dingin” adalah ukurannya yang besar, tetapi praktik menunjukkan bahwa ketika proposal komersial dipersonalisasi, responsnya jauh lebih tinggi.

– Penawaran komersial “Panas”

Penawaran “Panas” berbeda dari Penawaran “dingin” baik dalam volume ( yang bisa berupa 10 – 15 halaman ). Selain itu, mereka akan memberikan informasi yang menarik untuk membuat keputusan (tentang harga, ketersediaan, kondisi, dan lain – lain ). Baru – baru ini, penawaran komersial menarik, yang dirancang dalam bentuk presentasi PowerPoint atau diterjemahkan dari PowerPoint ke format PDF, menjadi sangat populer.

– Penawaran Khusus

Ini adalah jenis perjanjian khusus yang dibuat dalam bentuk perjanjian publik yang tidak perlu ditandatangani. Digunakan di situs berbagai layanan Saat atau di toko online. Prinsipnya setelah seseorang memenuhi persyaratan kontrak ( misalnya, mendaftar di situs ), ia secara otomatis menerima persyaratan penawaran.

B. Tawaran komersial

Jangan bingung dengan tawaran ini sangat berbeda. Untuk membuat proposal bisnis yang benar – benar kuat, kamu memerlukan tawaran yang menarik merupakan “inti” dari proposal bisnis kamu. Dengan kata lain, pernyataan yang jelas tentang apa yang sebenarnya kamu usulkan. Harap diperhatikan penawaran selalu ditujukan untuk kepentingan pembaca, dan bukan untuk barang atau jas. Cara termudah adalah menyusunnya sesuai dengan rumus kami menawarkan kamu ( benefit ) dengan mengorbankan ( produk ). Hindari melakukan penulisan tawaran sebagai berikut:

  • Kami menawarkan Anda perabot kantor
  • Kami mengundang Anda untuk menghadiri seminar
  • Kami menyarankan Anda memesan promosi situs web dari kami
  • Kami menawarkan Anda untuk mencuci lantai Anda

Dan seterusnya, ini adalah kesalahan besar karena pesaing menawarkan hal yang sama. Namun yang terpenting, tidak ada manfaat bagi penerimanya. Apa yang akan dia dapatkan dari ini? Apa manfaatnya? Pada saat yang sama, kalimat – kalimat ini bisa ” dibalik “, dibuat lebih personal dan berorientasi pada pembaca sebagai contoh:

  • Saya sarankan Anda menghemat hingga $ 5.000 untuk melengkapi kantor Anda dengan furnitur Eropa yang apik.
  • Saya sarankan Anda meningkatkan omset perusahaan Anda sebesar 20 – 70%, berkat informasi yang akan Anda terima di seminar.
  • Saya sarankan Anda untuk menarik ratusan calon pelanggan baru dengan harga 1,5 juta per orang.
  • Saya menyarankan agar Anda mengurangi insiden pilek pada karyawan Anda (dan jumlah daun sakit, masing-masing) melalui pembersihan basah setiap hari.

C. Struktur proposal bisnis

1. Judul Bisnis

Judul bisnis adalah struktur paling awal dari sebuah proposal bisnis pada bagian ini  kita akan mengenalkan jenis bisnis apa yang akan dikembangkan termasuk jasa, nama produk bidang proposal yang akan dibahas.

2. Latar Belakang

Pada bagian ini menjelaskan bagaimana proses jenis bisnis ini dipilih, latar belakang pengambilan bisnis, produk yang akan diciptakan, dan proses analisa yang berhubungan dengan situasi maupun segmentasai pasar.

3. Deskripsi Produk

Deskripsi produk merupakan bagian inti dari struktur proposal bisnis yang dibuat. Pada bagian ini dijelaskan dengan detail dan terperinci bagaimana produk tersebut dipasarkan yang terdiri dari nama produk, jenis produk, bahan pembuatan produk, cara pembuatan produk, keuggulan produk, kekurangan produk, harga produk, dan foto produk.

4. Deskripsi Bisnis

Bagian selanjutnya adalah deskripsi bisnis pada bagian ini menjelaskan bagaimana  nama, jenis usaha, deskripsi singkat bisnis perencanaan kerjasama,  misi dan visi perusahaan rancangan bisnis selama beberapa tahun depan.

5. Proses Produksi

Pada bagian  ini menjelaskan anne-marie cara proses produksi itu dibuat dari awal pembuatan sampai dengan produk yang sudah jadi , penjelasan tersebut dapat dibahas secara rinci dengan menggunakan flowchart maupun disebut diagram alir, maupun juga lewat foto dokumentasi.

6. Manajemen Usaha

proposal bisnis berikutnya adalah manajemen usaha. Pada tahap ini terdiri dari struktur organisasi  yang berisi peran, wewenang, tugas,  job desk masing – masing anggota. dan pada bagian ini juga dijelaskan Bagaimana kemampuan pengelolaan tersebut dijalankan dalam proses usaha tersebut.

7. Pemasaran Produk

Pada tahap ini kita akan memasuki pemasaran produk yang membahas tentang protein peluang-peluang di pasaran analisa segmentasi pasar dan Kodok tersebut dihadirkan untuk siapa,  dan proses strategi pemasaran  yang disertai dengan pendekatan untuk melakukan promosi produk.

8. Deskripsi Finansial

Pada bagian  deskripsi Financial berisikan keperluan modal yang dibutuhkan cara penggunaan modal, sumber penghasil, modal laporan  yang dibuat dengan cara cash flow maupun neraca serta menganalisis break even point atau BEP, dan titik impas pada usaha akan dijalankan.

9. Penutup

Pada tahap terakhir proposal  bisnis adalah bagian penutup yang berisi pernyataan persuasif yang berfungsi untuk meyakinkan pihak investor atau pihak yang terkait bisa berbentuk mitra kerja dan sponsor kemudian ditampilkan juga bentuk lampiran-lampiran yang diperlukan dalam proposal bisnis yang dibuat.

D. Tips Menulis Proposal Bisnis

1. Membuat Header dan footer

Footer paling sering menyertakan logo (sehingga proposal komersial diidentifikasi dengan perusahaan tertentu) dan informasi kontak dengan daya tarik kecil. Ini dilakukan untuk menghemat waktu dan ruang. Seseorang hanya perlu melihat di bagian atas dokumen – dia sudah tahu apa yang dipertaruhkan dan bagaimana menghubungi kamu.

Sangat nyaman. Ukuran footer, sebagai aturan, tidak melebihi 2 cm Bagaimanapun, untuk format A4 compred dingin – setiap sentimeter dihitung. Lihat bagaimana saya akan menyusun promosi penjualan untuk, katakanlah, blog saya. Dalam hal ini, saya menjual konten dengan imbalan waktu pembaca.

2. Membuat Penawaran Yang Menarik

Penawaran tersebut harus sangat menarik bagi penerima sehingga dia terus membaca penawaran komersial kamu. Praktik menunjukkan bahwa jika tawaran tersebut tidak menarik bagi pembaca, sehingga proposal bisnis akan langsung pergi ke tong sampah.

Untuk penawaran, kamu dapat menggunakan rumus umum dengan manfaat, atau yang disebut bundel penguat:

  • Produk + produk dengan harga murah
  • Produk + layanan
  • Produk + hadiah, dan lain – lain.

Di akhir penawaran, kami sarankan untuk membuat jangkar grafis ( jika ruang memungkinkan ). Ini menipiskan massa teks dan menambahkan isi. Selain itu, ini membuat penawaran kamu mudah dipindai.

3. Profit Bagi Klien

Tentunya para pembaca atau investor ingin mendapatkan profit atau keuntungan yang di dapatkan setelah mereka menyetujui untuk memberikan dana pada usaha kita. Ini adalah daftar yang didapat seseorang ketika mereka menyetujui tawaran kamu. Penting untuk dapat membedakan manfaat dari sifat dan karakteristik.

4. Membuat Ajakan yang Menarik

Atribut penting lainnya dari proposal komersial yang tepat adalah daya tariknya. Pada saat yang sama, hanya boleh ada satu panggilan ( panggilan untuk satu tindakan tertentu ), tetapi bisa juga ada aplikasi di situs web atau kunjungan ke departemen penjualan. Maksimum alternatif lainnya adalah nomor telepon atau alamat Email. Harap diperhatikan panggilan harus berupa kata kerja yang kuat, sehingga responsnya akan lebih tinggi.

Membandingkan:

  • Panggil aku (kata kerja yang kuat)
  • Kamu dapat memanggil (kata kerja lemah, efeknya akan lebih rendah)

Dan satu poin penting lagi. Ini yang membuat kamu akan terkejut, tetapi terkadang orang yang mengembangkan proposal bisnis lupa menyertakan informasi kontak mereka. Ternyata situasi lucu seperti penerima proposal komersial ingin memesan produk atau layanan, tetapi secara fisik tidak dapat melakukannya, karena dia tidak tahu ke mana harus pergi.

2. Proposal Penelitian

Proposal penelitian adalah langkah paling awal ketika kamu bukti sesuatu. proposal penelitian juga harus mengusulkan proyek penelitian umum nya dalam bidang akademis maupun lain yang pada umumnya berisi permintaan untuk mendapatkan sponsor penelitian itu sendiri. proposal akan dievaluasi si dari dampak potensial dari penelitian yang diusulkan dan gaya yang diperlukan serta Bagaimana rencana tersebut diusulkan.

Proposal penelitian bertujuan untuk meyakinkan para pembaca atau pihak tertentu bahwa kamu memiliki kegiatan penelitian yang bermanfaat serta kamu memiliki rencana kerja dan kompetensi untuk menyelesaikannya. pada umumnya proposal penelitian berisikan elemen kunci yang terlibat dengan menyertakan informasi yang detail bagi pembaca Dan studi yang akan diusulkan.

untuk kualitas proposal penelitian dibuat bukan tergantung pada kualitas penelitian yang akan diteliti akan tetapi kualitas penulisan proposal yang dibuat merupakan kunci utama untuk meyakinkan para pembaca sehingga proyek penelitian yang akan dibuat tidak menghadapi resiko penolakan karena ditulis dengan struktur yang buruk oleh karena itu pentingnya para penulis untuk membuat proposal penelitian yang rapi struktur detail jelas sehingga dapat meyakinkan pembaca.

Struktur Proposal Penelitian

A. Ringkasan atau abstrak

Satu atau dua paragraf yang merangkum apa yang akan Kamu lakukan dalam proyek penelitian dan bagaimana Kamu akan melakukannya.

B. Masalah, pertanyaan atau hipotesis

Detail, pendekatan, atau kerangka utama yang akan menjadi fokus proyek penelitian. Jika hipotesis sesuai, mereka harus dinyatakan bersama dengan alasan. Jika hipotesis tidak sesuai, masalah atau pertanyaan penelitian harus dinyatakan dan diperiksa dengan jelas.

C. Pentingnya topik penelitian

Proposal penelitian kamu harus memberikan kontribusi orisinal untuk pengetahuan. Jadi, Kamu harus menunjukkan bagaimana penelitian yang di usulkan cukup penting untuk membenarkan upaya Kamu dan upaya orang lain yang terlibat dalam penelitian. Kamu juga harus menyertakan pernyataan tentang bagaimana solusi untuk masalah, atau jawaban atas pertanyaan, dapat mempengaruhi teori atau praktik pendidikan.

D. Penelitian sebelumnya yang signifikan

Ini harus secara komprehensif menunjukkan bahwa Kamu mengetahui sumber informasi utama yang relevan di bidang yang di pilih. Sebagian besar proyek penelitian muncul dari penelitian sebelumnya yang cukup besar, yang harus diringkas. Kamu juga perlu menunjukkan hubungan antara pertanyaan atau masalah dari penelitian sebelumnya ini.

E. Metodologi penelitian

Bagian metodologi adalah salah satu bagian terpenting dari proposal Anda. Ini menunjukkan pemahaman Anda tentang langkah-langkah dan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan penelitian yang Anda inginkan. Ini harus dibuat sejelas mungkin, dengan merinci bagaimana Anda akan mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data atau penelitian Anda.

Contoh metodologi meliputi:

  • Penelitian kuantitatif atau kualitatif
  • Metode eksperimental dalam penelitian psikologi
  • Pendekatan khusus untuk menganalisis konsep dalam penelitian filosofis

Pilihan metodologi harus dibenarkan oleh pertanyaan penelitian Kamu. Misalnya jika Kamu memeriksa hubungan antara dua atau lebih fenomena, metodologi korelasional akan sesuai. Sebagai alternatif, metodologi studi kasus akan sesuai untuk meneliti fenomena kompleks dalam lingkungan alaminya.

Pastikan untuk mendeskripsikan pengumpulan data dan teknik analisis yang Kamu inginkan sedetail mungkin. Mereka mungkin berubah pendapat saat melakukan penelitian, tetapi harus tetap menunjukkan bahwa Kamu telah memberikan banyak pemikiran tentang kepraktisan penelitian pada tahap awal ini. Kamu juga harus mencatat pertanyaan besar yang belum diputuskan.

Jika Kamu mengumpulkan sampel orang atau dokumen, Anda harus menguraikan prosedur Kamu untuk memilih sampel ini. Jika Kamu bermaksud memberikan wawancara atau membagikan kuesioner.

Kamu harus memberikan contoh jenis pertanyaan yang akan di ajukan. Jika Kamu bermaksud menggunakan situasi eksperimental untuk mengumpulkan data, Kamu harus mendeskripsikan elemennya sebanyak mungkin. Ini bisa termasuk:

  • Jenis mata pelajaran pilihan Kamu (usia, tingkat sekolah, jumlah)
  • Jenis bahan yang akan digunakan
  • Apa yang akan diukur (prestasi, sikap, keyakinan, dll)
  • Metode pengumpulan data (pelaporan sendiri, observasi, diagnosis klinis)

Pertimbangan etis

Semua penelitian universitas diharapkan sesuai dengan standar etika dan proposal yang dapat diterima. Penelitian yang melibatkan partisipan manusia juga harus disetujui sebelum penelitian dimulai oleh Komite Etik Subjek Manusia Universitas Auckland.

Masalah etis dapat muncul dalam cara penelitian dilakukan dan cara temuan penelitian ini nantinya dapat digunakan. Kamu harus mempertimbangkan area tanggung jawab apa pun terhadap subjek penelitian kamu pada tahap perencanaan, dan memberikan strategi untuk mengatasinya dalam metodologi.

Contoh bidang tanggung jawab dapat mencakup:

  • Mengamankan persetujuan yang diinformasikan
  • Kerahasiaan
  • Pelestarian anonimitas
  • Menghindari penipuan atau efek samping

Proposal penelitian yang melibatkan Māori dan kelompok / komunitas minoritas harus menunjukkan bahwa peneliti telah memiliki persiapan latar belakang yang memadai untuk bekerja di bidang tersebut. Ini juga harus menguraikan sejauh mana anggota kelompok / komunitas itu akan dilibatkan atau diajak berkonsultasi dalam pengawasan proyek secara keseluruhan dan penyebaran temuan penelitian. Untuk membaca pedoman etika Universitas dan mengajukan aplikasi, kunjungi halaman Komite Etik Partisipan Manusia.

Analisis informasi

Bagaimana kamu bermaksud untuk menganalisis informasi yang  dikumpulkan adalah bagian penting dari penilaian proposal penelitian . kamu harus menjelaskan dengan jelas bagaimana kamu dapat menjawab pertanyaan penelitian berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan. Dengan kata lain, “Bagaimana kamu mengetahui apa artinya semua itu?”

Bersikaplah eksplisit. Misalnya, jika kamu berencana untuk mengumpulkan bukti dengan kuesioner dan analisis statistik selanjutnya, kamu harus menjelaskan metode analisis yang mungkin digunakan dan kemungkinan hasil. Dalam contoh lain, jika kamu berencana menggunakan pendekatan studi kasus, jelaskan bagaimana kamu berencana untuk mengidentifikasi tema dan pola utama dalam data dan prosedur yang akan  di gunakan untuk memeriksa validitas analisis kamu.

Tips Membuat Proposal Penelitian

1. Mulailah dengan ide yang bagus

Sebelum kamu mulai menulis proposal penelitan, ada baiknya kamu perlu memastikan bahwa proposal penelitian yang dibuat memiliki ide yang bagus, harus baru, layak, spesifik dan terkait erat dengan mekanisme atau hibah yang kamu ajukan. Proses ini tidak hanya membutuhkan pembuatan ide, tetapi juga analisis dan penyempurnaan ide kamu selanjutnya.

Begitu memiliki ide, kamu perlu menguji konsistensi ide terlebih dahulu. Perhatikan tidak hanya deskripsi mekanisme yang kamu maksud, tetapi juga tujuan dari mekanisme atau organisasi tersebut. Jika kamu tidak dapat menjelaskan mengapa meneliti ide secara langsung berkontribusi untuk mencapai tujuan mekanisme dan organisasi, kamu perlu mengubah ide kamu atau mekanisme yang di presentasikan.

Jika idekamu berbasis misi, perlu memastikannya inovatif dan dapat dilakukan. Kebaruan dan kelayakan cukup dihalangi, karena sesuatu yang lebih baru cenderung, semakin kurang layak. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan memiliki ide baru yang sederhana dan dapat dilakukan. Ide yang kamu buat harus menjawab pertanyaan yang saat ini belum terjawab, tetapi harus meyakinkan bahwa kamu atau orang lain berhasil dalam sekitar 70% metode yang digunakan.

Misalnya, jika ide kamu adalah menanyakan bagaimana paparan toksin antiandrogenik tertentu pada tingkat tertentu di dalam rahim memengaruhi kesuburan pria dewasa, kamu harus memastikan tidak ada jawaban langsung untuk pertanyaan itu. Namun,apabila kamu ingin menunjukkan bahwa toksin yang diinginkan memengaruhi kesuburan baik di masa dewasa maupun pada berbagai dosis di dalam rahim atau selama masa kanak-kanak. kamu juga tidak ingin mencoba mengembangkan metode baru atau menggunakan metode yang sangat rumit (tingkat keberhasilan rendah) untuk mengukur kesuburan orang dewasa.

Sebaliknya,kamu ingin 80% metode yang  digunakan cukup rutin, dengan mungkin 1-2 metode yang lebih baru atau lebih menarik. Jadi, kebaruan kamu terletak pada eksplorasi toksin dengan cara baru, meskipun sebagian besar metode kamu bukanlah metode baru. Hasilnya, kamu dapat meyakinkan orang lain bahwa proyek ini kemungkinan besar akan berhasil. Di sisi lain, jika kamu mengembangkan metode baru, kamu ingin menerapkannya pada sesuatu yang cukup terkenal.

Misalnya, jika saya ingin mengembangkan metode baru untuk pencitraan molekul dalam jaringan, saya akan menyarankan untuk menerapkan metode ini terlebih dahulu pada standar dan kemudian pada jaringan yang dikarakterisasi dengan baik seperti otak. Oleh karena itu, dari literatur yang relevan, saya dapat memperoleh informasi tentang berbagai struktur otak dan molekul yang ada dalam struktur ini.

Saya kemudian dapat membandingkan hasil saya dengan metode umum untuk menunjukkan bahwa metode saya berfungsi. Dalam kasus ini, meskipun metode saya sangat inovatif, saya dapat menggambarkan kelayakannya dengan menunjukkan bahwa sebagian dari metode saya telah berhasil dan model yang saya gunakan berfungsi dengan baik.

Tes terakhir untuk ide adalah apakah kamu atau konsultan kamu dapat menunjukkan keahlian kamu dalam penelitian ini. kamu bisa mendapatkan ide yang menarik, orisinal, dan bisa diterapkan, tetapi jika peninjau tidak yakin kamu bisa menyelesaikan pekerjaannya, kemungkinan besar mereka tidak akan mendanainya. Jika kamu tidak memiliki pengalaman yang relevan, cari konsultan dengan pengalaman yang relevan dan minta dia untuk bersama-sama memberi nasihat atau berkolaborasi dalam hibah.

2. Kembangkan Tujuan Proposal Penelitian kamu

Tujuan penelitian harus memuat 2 – 4 pertanyaan penelitian atau fase penelitian kamu. Penting untuk dicatat bahwa tujuan – tujuan ini harus se – independen mungkin. Jika tujuan pertama kamu gagal, kamu harus tetap bisa mencapai tujuan lain. Namun, setiap tujuan harus berkontribusi dalam menjawab pertanyaan penelitian umum.

Berikut ini contoh penelitian racun tikus dan kesuburan pria , saya akan membuat 2 – 4 pertanyaan khusus tentang kesuburan pria dewasa. Tujuan pertama saya adalah menganalisis jalur androgenik pada tikus jantan dewasa, karena saya tahu toksin saya bersifat antiandrogenik dan androgen penting untuk kesuburan. Tujuan kedua saya adalah mempelajari sperma dan kualitas sperma karena androgen penting untuk produksi sperma dan kualitas sperma / sperma penting untuk kesuburan. Terakhir, tujuan ketiga saya adalah mempelajari kemampuan kawin dan reproduksi tikus dewasa ini.

Tujuan ini bersifat independen dan dapat memenuhi setiap tujuan pada saat yang bersamaan. Namun, setiap tujuan memberikan jawaban berbeda untuk pertanyaan tentang bagaimana toksin memengaruhi kesuburan. Meskipun hewan dapat kawin dan bereproduksi, mereka masih dapat memiliki masalah dengan androgen atau sperma. Jika mereka tidak dapat menghasilkan keturunan, penting untuk dijawab mengapa. Dua tujuan pertama dapat memberikan dua jawaban berbeda untuk pertanyaan ini.

3. Rencanakan Eksperimen Penelitian

Setelah memiliki sasaran, kamu perlu merancang eksperimen untuk setiap sasaran. Seperti yang telah kita bahas di atas, kamu ingin dapat memberikan tautan tentang cara kerja eksperimen ini di masa lalu pada proyek yang serupa, tetapi tidak sama. Dengan contoh di atas, saya ingin memiliki rutinitas yang berkembang dengan baik untuk mengukur setiap target.

Untuk tujuan pertama, saya mungkin akan menggunakan radioimmunoassay (RIA) atau enzyme – linked immunosorbent assay (ELISA) untuk mengukur androgen dan reseptor androgen. Untuk tujuan kedua, saya akan menggunakan metode yang dikenal untuk menentukan jumlah sperma dan metode pewarnaan untuk menentukan morfologi sperma. Untuk tujuan akhir, saya akan membiakkan tikus percobaan dengan betina kontrol dan memeriksa keberhasilan kehamilan dan jumlah anak.

Untuk masing-masing metode ini, saya dapat mengutip beberapa kali bahwa mereka digunakan dalam konteks yang serupa. Namun, saya juga ingin memahami di mana metode ini mungkin salah dan memutuskan apa lagi yang bisa saya lakukan untuk mendapatkan hasil saya. Misalnya, jika RIA tidak berfungsi, saya dapat menggunakan ELISA sebagai gantinya.

4. Mengklarifikasi Detail Penelitian

Setelah memiliki rencana keseluruhan, kamu perlu mengklarifikasi detailnya. Detail pertama adalah memastikan memiliki semua kontrol yang kamu butuhkan dan variabel ditentukan dengan jelas. Kemudian pastikan bahwa eksperimen kamu mengukur apa yang ingin mereka lakukan, dan bahwa kamu tidak membuat beberapa asumsi tentang apa arti pengukuran tersebut.

Proposal harus menunjukkan bahwa kamu memiliki kemampuan untuk melakukan statistik yang relevan. Oleh karena itu, perlu mengilustrasikan perbandingan apa yang ingin kamu buat dan apa artinya. Pastikan kamu memiliki ukuran sampel yang benar untuk membuktikan reproduktifitas percobaan.

Untuk contoh di atas, saya memerlukan tikus kontrol yang tidak disuntik dengan toksin. kamu tidak dapat membandingkan hasil dengan nilai tipikal. Saya perlu tikus kontrol untuk mengalami hal yang sama. Oleh karena itu, saya akan memberi tikus kontrol saya pelarut di mana saya melarutkan toksin. Namun, pertanyaan lain muncul, apakah saya harus memiliki sampel kontrol kedua yang disuntikkan dengan air daripada pelarut. Misalnya, jika toksin saya larut dalam minyak, saya perlu membuktikan bahwa minyak tidak dapat menghasilkan efek kesuburan yang ingin saya ukur.

Akhir Kata

Baiklah berikut tadi merupakan penjelasan Informasi seputar proposal mulai dari pengertian proposal menurut para ahli, jenis proposal, cara menulis proposal tertentu dan tips menulis proposal yang baik dan benar.

Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam menulis proposal yang akan kamu buat. Penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada kalian semua yang sudah setia pada blog toraccino.id, dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Leave a Comment