Perkalian 3

Perkalian 3 khususnya yang ada pada Microsoft Excel bisa dilakukan dengan mudah. Bahkan proses perkalian ini hanya memerlukan waktu beberapa detik saja. Setelah itu bisa langsung diaplikasikan ke seluruh tabel tanpa harus melakukan proses pengecekan satu persatu.

Dalam artikel ini kamu akan mempelajari bagaimana melakukan proses perkalian 3 dengan mudah beserta perkalian lain. Selain itu ada juga beberapa fungsi operasi sederhana yang bisa dilakukan pada Microsoft Excel agar proses pencarian nilai berjalan dengan lebih cepat.

Sebelum membahas masalah perkalian beberapa fungsi lain yang ada pada Microsoft Excel. Disarankan untuk melakukan proses update terlebih dahulu pada Office yang digunakan atau paling tidak sudah menggunakan Microsoft Office versi 2013 ke atas.

Rumus Perkalian 3 di Excel

Rumus Perkalian 3 di Excel

Perkalian dengan menggunakan bilangan 3 bisa dilakukan pada Microsoft Excel. Untuk melakukan proses perkalian maka harus menyiapkan terlebih dahulu kolom yang nantinya akan diisi dengan beberapa bilangan sesuai dengan keinginan.

Selanjutnya pada bagian samping bisa disiapkan kolom kosong yang nantinya akan dipakai untuk menampilkan nilai dari perkalian dengan bilangan 3. Setelah itu bisa langsung mengikuti beberapa langkah di bawah ini.

  • Isikan terlebih dahulu kolom pertama dengan beberapa data angka sesuai dengan keinginan.
  • Selanjutnya berikan kolom kosong di bagian samping.
  • Pada salah satu sel di bagian paling atas kolom kosong bisa isikan rumus: =A1*3.
  • Setelah itu bisa ditekan tombol enter untuk melihat nilainya.
  • Lakukan lagi pada selain dengan mengganti bagian depan menjadi A2, A3, dan seterusnya.
  • Apabila tidak mau melakukan proses penghitungan secara manual bisa mengisi dua sel saja yang paling atas.
  • Setelah itu bisa langsung melakukan blok pada sel pertama dan kedua.
  • Tekan pojok dari sel itu sebanyak 2 kali untuk menampilkan nilai semua sel yang berada di bawahnya.
  • Selain itu bisa juga memanfaatkan cara manual dengan menekan pojok dari sel paling bawah lalu ditarik ke bawah.

Inilah cara melakukan perkalian bilangan 3. Apabila ingin mengganti menjadi perkalian yang lain bisa langsung melakukan perubahan setelah tanda *. Jadi mau dikalikan dengan bilangan berapapun baik itu positif atau negatif masih bisa berjalan pada Microsoft Excel.

Rumus Perkalian di Excel

Secara umum rumus perkalian yang ada di Microsoft Excel ada dua. Pertama adalah perkalian dengan memanfaatkan sel dan yang kedua adalah perkalian dengan menggunakan konstanta atau bilangan tertentu.

1. Perkalian dengan Konstanta

Perkalian dengan Konstanta

Pertama adalah perkalian dengan menggunakan konstanta atau bilangan. Perkalian dengan konstanta ini mirip sekali dengan perkalian dengan memanfaatkan bilangan 3 seperti contoh yang sudah dibahas pada bagian sebelumnya.

Apabila ingin melakukan perkalian dengan konstanta cukup dengan memilih sel yang akan dikalikan lalu diberi * diikuti dengan konstanta berapapun nilainya. Untuk rumusnya bisa memakai yang tersaji di bawah ini.

Rumus: =Sel*konstanta

Contoh: =B2*6

2. Perkalian antar Sel

Perkalian antar Sel

Selanjutnya adalah proses perkalian antar sel yang didalamnya juga memiliki nilai tertentu. Sebenarnya proses ini juga dilakukan untuk melakukan proses perkalian antara dua bilangan yang berbeda. Tetapi dengan memanfaatkan jenis sel yang digunakan oleh bilangan tersebut.

Misal melakukan perkalian antara sel yang ada di kolom pertama dengan sel yang ada di kolom kedua. Perkalian ini bisa dilakukan secara otomatis sehingga seseorang tidak perlu melakukan proses memasukkan rumus satu per satu dari awal hingga akhir.

Berikut rumus yang digunakan untuk melakukan proses perkalian antar sel.

Rumus: =sel1 * sel2

Contoh: =A2*B2

Rumus Operasi Bilangan di Excel

Selain perkalian, masih ada banyak sekali rumus operasi bilangan yang ada pada Microsoft Excel. Dengan menggunakan rumus rumus yang ada di bawah ini, kamu bisa dengan mudah melakukan berbagai jenis penghitungan tanpa kalkulator.

1. Penjumlahan

Penjumlahan

Fungsi pertama adalah penjumlahan, proses penjumlahan ini bisa dilakukan dengan mudah apabila seseorang sudah memiliki data dengan lengkap. Selain itu proses penjumlahan bisa dilakukan secara manual satu persatu atau bisa juga dengan penjumlahan secara otomatis.

a. Penjumlahan manual

Penjumlahan ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan simbol + secara langsung untuk melakukan proses penjumlahan antar sel atau antar bilangan.

Contoh: =B2+B3 atau =23+56

Hasil dari penjumlahan ini akan ditampilkan secara langsung pada sel yang ditempatkan rumus. Selanjutnya bisa melakukan proses penghitungan lain secara manual apabila masih dibutuhkan.

b. Penjumlahan Otomatis

Penjumlahan otomatis bisa dilakukan apabila seseorang memiliki data yang jumlahnya cukup banyak. Data yang cukup banyak ini akan sulit untuk dijumlahkan satu persatu dengan memanfaatkan simbol operasi +.

Untuk menyiasati penjumlahan dalam jumlah banyak ini. Ada satu rumus baru yang bisa digunakan yaitu SUM.

Apabila ingin menggunakan cara ini kamu harus memanfaatkan rumus: =SUM(range data)

Contoh: =SUM(A1:A25)

2. Rata-rata

Rata-rata

Selanjutnya proses penghitungan rata-rata. Untuk menghitung rata-rata seseorang harus menggunakan rumus standar seperti melakukan proses penjumlahan lalu dibagi dengan jumlah data yang ada di dalam kolom.

Apabila menggunakan cara itu maka hasilnya bisa didapatkan dengan mudah meski cukup memakan waktu. Apabila ingin menghitung rata-rata dengan cepat tanpa harus melakukan proses penghitungan manual, kamu bisa mengikuti rumus di bawah ini.

Rumus: =Average(range data)

Contoh: =Average (A1:A25)

Apabila menggunakan contoh di atas maka pencarian rata-rata dari sel pertama hingga sel ke-25 pada kolom A bisa dilakukan dengan lebih mudah. Jadi tidak perlu melakukan proses perkalian terlebih dahulu lalu dibagi dengan jumlah data.

3. Pembagian

Pembagian

Proses pembagian sebenarnya hampir sama dengan melakukan proses perkalian. Hanya saja perbedaan terdapat pada jenis operasi yang digunakan atau simbol. Apabila menggunakan simbol *, perkalian akan dilakukan. Sementara itu jika menggunakan simbol /, pembagian akan dilakukan.

Untuk melakukan proses pembagian bisa menggunakan rumus di bawah ini.

Rumus: =sel 1 / sel 2

Contoh: =A1/A3

Selain itu pembagian juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan konstanta secara langsung. Jadi tidak perlu menggunakan sel terlebih dahulu apabila ingin melakukan proses pembagian secara langsung.

4. Pengurangan

Pengurangan

Proses pengurangan juga hampir mirip dengan penjumlahan yaitu dengan hanya mengganti simbolnya saja. Setelah melakukan proses penggantian simbol maka bisa langsung melakukan proses pengurangan antara sel satu dengan yang lain atau bisa juga dengan antar konstanta.

Contoh: =45-67

Atau bisa juga dengan rumus ini: =B3-B6

5. Fungsi Logika

Fungsi Logika

Terakhir adalah fungsi logika yang juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan proses pengolahan data. Fungsi logika ini biasanya memiliki rumus:

IF(Logika; kondisi benar; kondisi salah;)

Contoh:

IF(A1<5; “gagal”; “lulus”;)

Perkalian 3 yang dilakukan pada Microsoft Excel ternyata cukup mudah untuk dilakukan. Semua orang bisa memanfaatkan fungsi perkalian dengan sederhana asalkan mereka memahaminya. Apalagi fungsi perkalian tidak hanya dilakukan dengan konstanta tetapi juga antar sel.

Selain mempelajari fungsi perkalian, kamu juga harus mempelajari fungsi lain untuk pengoperasian sederhana pada Microsoft Excel. Dengan mempelajari hal ini kamu bisa melakukan proses pengoperasian dengan mudah untuk pencarian data yang lebih lengkap