Cara Setting Virtual Memory Windows

Cara Setting Virtual Memory Windows – Dalam sebuah sistem Windows di PC atau laptop, ada banyak komponen fisik dan virtual yang digunakan. Tentu saja, semua komponen tersebut diciptakan agar PC bisa berjalan dengan normal seperti yang biasa Anda gunakan.

Nah, kali ini komponen yang akan dibahas adalah virtual memori pada sistem operasi Windows. Nantinya, akan dijelaskan secara lengkap mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara setting virtual memori Windows. Untuk itu, simak info mengenai virtual memori yang akan dijelaskan di bawah ini.

Pengertian dari Virtual Memory

Pengertian dari Virtual Memory

Virtual memory adalah penyimpanan data sementara yang menggunakan harddisk sebagai media penyimpanannya. Dalam sistem operasi Windows, hal tersebut sering disebut dengan istilah paging file. Pernah dengar istilah paging file?

Pada penerapannya, virtual memory ini akan membuat performa dan juga kinerja dari sistem operasi yang Anda gunakan menjadi lebih baik. Hal ini dikarenakan paging file atau virtual memory juga menangani beban data yang ditanggung oleh komponen RAM fisik.

Untuk saat ini, umumnya laptop akan dibekali dengan satu buah komponen RAM. Namun biasanya Anda akan menemui satu slot RAM kosong yang bisa dimanfaatkan untuk menambah kapasitas RAM yang digunakan.

Akan tetapi, penambahan RAM fisik tidak bisa dilakukan sembarangan. Anda perlu menyesuaikan jenis RAM yang digunakan, misalnya seperti DDR2, DDR3, atau DDR4. Jadi, bisa dibilang jika virtual memory ini adalah alternatif untuk mengatasi masalah tersebut tanpa menambah RAM fisik.

Fungsi dari Virtual Memory

Tidak hanya itu, virtual memory ini juga memiliki beberapa fungsi yang sangat penting bagi jalannya sistem operasi. Oleh karena itu, langsung saja berikut ini beberapa fungsi dari virtual memory yang ada pada sistem operasi yang Anda gunakan.

Baca Juga  Kode Undangan DANA

1. Mengatasi Kelebihan Beban Data di RAM

Mengatasi Kelebihan Beban Data di RAM

Ketika RAM dipaksa untuk menyimpan data yang ukurannya lebih besar dari kapasitas RAM itu sendiri, tentu saja akan membuat perangkat komputer menjadi lebih lambat, hang, lag, hingga no respon. Bahkan dampak yang paling buruk, adalah terjadinya over-heat dan merusak bagian chip pada RAM.

Oleh sebab itu, virtual memory memiliki peranan penting untuk membatasi beban data yang berlebihan tersebut. Ukuran kapasitas dari virtual memory juga bisa anda setting sesuai dengan kapasitas yang diambil dari partisi harddisk.

Baca juga: Cara Mengatasi Black Screen Windows 10

2. Menjadi RAM Cadangan

Menjadi RAM Cadangan

Walaupun v berperan sebagai RAM cadangan, namun virtual memory tersebut tidak akan menggantikan fungsi dari RAM. Umumnya, komponen RAM berfungsi untuk menyimpan berbagai macam data sementara yang nantinya akan diproses oleh processor.

Dengan adanya virtual memory, tidak berarti komputer Anda tidak membutuhkan komponen RAM (bisa dijalankan tanpa RAM fisik). Karena keberadaan dari RAM akan diperiksa oleh BIOS terlebih dahulu, maka komputer tidak bisa masuk ke mode booting OS seandainya RAM tidak dipasang.

3. Membantu Kinerja dari Sistem Operasi

Membantu Kinerja dari Sistem Operasi

Kegunaan virtual memory yang berikutnya, adalah membantu kinerja dari sistem operasi. Seperti yang sebelumnya sudah disampaikan, virtual memory ini berperan untuk menangani beban yang berlebihan pada memori.

Jika beban pada memori sudah berkurang, pastinya kinerja dan sistem operasi yang digunakan akan menjadi lebih baik. Dalam hal ini, kepastian yang diatur pada virtual memory juga sangat berpengaruh terhadap kinerja sistem operasi.

4. Menyimpan Data Dari RAM

Menyimpan-Data-Dari-RAM

Virtual memory adalah sebuah memori cadangan dengan kemampuan untuk mengatasi beban berlebih yang ada di RAM. Namun berbeda dengan RAM, virtual memory ini tidak bisa meneruskan lagi data yang disimpan untuk diproses oleh processor secara langsung.

Baca Juga  Filter Instagram Yang Bagus

Jadi ketika data yang tersimpan di virtual memory akan diproses, sistem dari virtual memory akan meneruskan pada RAM terlebih dahulu. Setelah itu, baru RAM yang akan meneruskan data menuju ke processor.

5. Menjadi Memori Cadangan Sementara

Menjadi Memori Cadangan Sementara

Data yang tersimpan di virtual memory memiliki kesamaan dengan RAM, yang akan terhapus atau hilang setelah komputer dimatikan. Sistem paging file atau berbagai macam data yang ada di sistem partisi SWAP juga akan hilang ketika komputer mati.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kapasitas dari harddisk, karena virtual memory ini mengambil sebagian dari kapasitas harddisk komputer. Jadi dengan sistem ini, maka harddisk yang Anda gunakan tidak akan cepat penuh karena adanya data yang disimpan pada virtual memory secara permanen.

Cara Setting Virtual Memory Windows

Jika Anda sudah paham arti dan juga fungsi dari virtual memory, maka kini saatnya untuk mengetahui cara setting virtual memori Windows. Berikut cara untuk mengatur virtual memory di Windows 7, Windows 8, dan Windows 10 yang bisa Anda coba lakukan.

1. Setting Virtual Memory Windows 7

Cara mengatur virtual memory di Windows 7 sebenarnya tidak susah. Anda bisa melakukannya melalui menu Properties. Anda juga bisa mengatur kapasitas virtual memory sesuai dengan keinginan. Berikut ini cara setting virtual memory tersebut.

  • Langkah pertama, klik menu Start yang ada di bagian kiri bawah layar.
  • Setelah itu, pilih menu Computer dan klik opsi Properties.
  • Kemudian klik Advanced System Setting yang terletak di pojok atas kiri.
  • Nantinya akan muncul sebuah kotak dialog, dan Anda perlu klik tombol Settings yang ada di bagian Performance.
  • Lalu akan muncul dialog Performance Options Silahkan masuk ke tab advanced dan klik pada tombol Change di bagian Virtual Memory.

Lalu akan muncul dialog Performance Options Silahkan masuk ke tab advanced dan klik pada tombol Change di bagian Virtual Memory.

  • Nah, klik tombol Custom Size dan Anda bisa mengatur kapasitas dari virtual memory sesuai keinginan.
  • Jangan lupa untuk menentukan partisi harddisk yang akan digunakan.
  • Terakhir, restart PC atau laptop yang Anda gunakan.
Baca Juga  WhatsApp Akan Hilang

2. Setting Virtual Memory Windows 8

Sebenarnya cara mengatur virtual memory pada Windows 8 ini tidak jauh berbeda dengan Windows 7. Hanya saja ada beberapa menu yang berbeda dan jika Anda bingung, maka ikuti langkah-langkah yang akan dijelaskan sebagai berikut ini.

  • Pertama, silahkan klik kanan pada logo Windows di bagian kiri bawah.
  • Kemudian pilih menu System dan klik pada Advanced system settings.
  • Lalu pada bagian tab Advanced, klik tombol Settings yang ada di bagian Performance.
  • Nantinya akan muncul sebuah kotak dialog Performance Option.
  • Klik tab Advanced, dan klik lagi tombol Change di bagian Virtual Memory.
  • Setelah itu, hilangkan tanda centang pada tulisan “automatically manage paging file size for all drives” dan klik Custom Size.

Setelah itu, hilangkan tanda centang pada tulisan automatically manage paging file size for all drives dan klik Custom Size.

  • Atur kapasitas virtual memory sesuai keinginan, klik OK, dan restart PC atau laptop Anda.

3. Setting Virtual Memory Windows 10

Jika dibandingkan dengan Windows 7 dan Windows 8, bisa dibilang cara mengatur virtual memory di Windows 10 adalah yang paling mudah. Bahkan Anda bisa mengaturnya melalui My Computer, seperti yang ada di bawah ini.

  • Tahap pertama, silahkan buka File Explorer di PC atau laptop Anda.
  • Setelah itu, klik kanan pada My Computer dan pilih menu Properties.
  • Pada kotak dialog yang muncul, pilih Advanced system settings.
  • Lalu pada tab Advanced, klik pada tombol Settings.
  • Buka tab Advanced, klik tombol Change, dan atur kapasitas virtual memory.

Buka tab Advanced, klik tombol Change, dan atur kapasitas virtual memory.

  • Jika sudah, klik OK dan restart PC atau laptop.

Simak juga: Keyboard Laptop Tidak Berfungsi

Fungsi dari virtual memory ini sangatlah penting. Jadi Anda juga perlu tahu cara mengaturnya agar sistem bisa berjalan dengan baik. Maka dari itu, simak dan perhatikan dengan benar cara setting virtual memori Windows di atas agar tidak ada kesalahan ketika mengaturnya.